Jakarta, ID – XL SATU boleh saja juara dalam banyak kategori layanan berbasis kabel (fixed broadband) tingkat nasional. Namun, MyRepublic (bagian dari Grup Sinar Mas) unggul di kawasan perdesaan Tanah Air.
MyRepublic berhasil menyapu bersih semua penghargaan, dengan memenangi kelima penghargaan di kawasan perdesaan serta unggul cukup jauh dari para pesaingnya dalam kategori keandalan dan kecepatan.
Sementara itu, layanan Starlink bersama IndiHome berbagi layanan terbaik di berbagai wilayah yang terpencil di Tanah Air, antara lain Maluku dan Papua.
Kesimpulan tersebut dirangkum oleh OpenSignal, pemantau pasar telekomunikasi yang berkantor pusat di London, Inggris, untuk periode survei 1 Juli-28 September/kuartal III-2026.
BACA JUGA:XL SATU Juara Satu Internet Kabel Nasional Kuartal III
Analis Data Utama OpenSignal Robert Wyrzykowski mengatakan, layanan fixed broadband MyRepublic mendominasi dalam katergori layanan terbaik untuk wilayah perdesaan di Indonesia
“Meskipun XL Home (SATU) meraih sebagian besar penghargaan di Indonesia pada tingkat nasional dan di kawasan perkotaan, MyRepublic justru unggul dibandingkan operator lain di kawasan perdesaan,” ungkap Robert, dikutip InfoDigital, Rabu (4/11/2026).
Layanan MyRepublic yang terbaik di wilayah perdesaan untuk kategori keandalan, konsistensi layanan, kecepatan unduh dan unggah, serta layanan video streaming.
Beberapa wilayah perdesaan di Tanah Air yang dijangkau layanan terbaik MyRepublic, antara lain di perdesaan di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian besar pulau Kalimantan.
Data OpenSignal pun mencatat, kecepatan unduh internet MyRepublic di perdesaan mencapai 48,9 mega byte per second (Mbps), mengalahkan IndiHome di peringkat kedua, 26 Mbps.
Di sisi lain, kecepatan unggah layanan internet MyRepublic di perdesaan mencapai 32,3 Mbps, mengalahkan Iconnet (Icon Plus PLN) dengan kecepatan 13,7 Mbps.
BACA JUGA:Kecepatan Internet Kabel RI Masih 52,62 Mbps, Singapura Sudah 476,02 Mbps
Starlink dan IndiHome Terbaik di Wilayah 3T
Sementara itu, Starlink (layanan internet berbasis satelit asal Amerika Serikat) dan Indihome (bagian dari Telkomsel yang anak usaha Telkom) memimpin di wilayah paling terpencil atau tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia.
Starlink, perusahaan penyedia layanan internet (internet service provider/ISP) berbasis satelit yang dipimpin Elon Musk, memang masih tertinggal dibandingkan penyedia layanan internet lain di tingkat nasional.