Jakarta, ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, emiten BUMN telko terbesar di Tanah Air berkode saham TLKM, mendorong akselerasi adopsi AI di segmen perusahaan (enterprise).
Karena itu, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine pun menekankan pentingnya kesiapan data dan talenta dalam mendukung penerapan kecerdasan buatan (AI) di segmen enterprise.
Hal tersebut disampaikan dalam sesi bertajuk ‘From AI Experimentation to Trusted Enterprise Adoption’ pada Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Fairmont Jakarta, baru-baru ini.
Sesi tersebut membahas pentingnya pemanfaatan teknologi AI dari tahap eksperimen menuju penerapan yang dijamin di lingkungan bisnis.
Diskusi dimoderatori oleh Hyeonmi Kim dari Boston Consulting Group (BCG) dan turut dihadiri President Director Salesforce Indonesia Andreas Diantoro, Head of International Business & Commercial Ensign InfoSecurity Zong Fu Chua, serta Chief Executive Officer ITSEC Indonesia Patrick Dannacher.
BACA JUGA:Peta Jalan AI Nasional Dirancang Maksimal 5 Tahun, Regulasi Etika AI Disiapkan
Para pembicara pun berbagi perspektif mengenai penerapan AI dan keamanan siber di pasar segmen enterprise Indonesia.
“Untuk memperluas penerapan AI, terdapat dua aspek penting yang perlu menjadi perhatian, yaitu kesiapan fondasi data serta pengembangan bakat dan kapabilitas,” ujar Veranita, dikutip InfoDigital.
Menurut dia, data yang terorganisasi dengan baik dapat mendukung pemanfaatan platform AI secara optimal. Sementara itu, peningkatan keterampilan talenta menjadi bagian penting dalam mempersiapkan organisasi menghadapi perkembangan teknologi.
Seiring perkembangannya, lanjut dia, AI tidak lagi hanya menjadi teknologi eksperimental, tetapi juga mulai menjadi bagian penting dari infrastruktur bisnis.
Penerapannya pun membutuhkan ekosistem yang mencakup konektivitas, kapasitas komputasi, pusat data, serta sistem keamanan dan kepercayaan digital.
Kesediaan berbagai elemen tersebut akan dapat membantu perusahaan mengintegrasikan AI ke dalam proses bisnis sesuai kebutuhan operasionalnya.
BACA JUGA:BSSN dan ADIGSI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Keamanan Siber
Keamanan Siber
Selain kesiapan data dan talenta, keamanan siber menjadi aspek penting dalam penerapan AI yang bertanggung jawab.