Jakarta, ID - Data Speedtest Global Index by Ookla menyebut, rata-rata kecepatan internet berbasis kabel/serat optik (fixed broadband/FBB) untuk unduh (download) di Indonesia (RI) tembus 52,62 mega byte per second (Mbps) pada September 2026.
Kecepatannya bertambah 11,47 Mbps setahun terakhir dari 30 September 2025 masih 41,15 Mbps. Walau membaik, peringkat kecepatan internet kabel Indonesia masih di peringkat ke-9, tak berubah dari setahun lalu.
Karena berada di posisi ke-9 di kawsan Asia Tenggara, kecepatan internet kabel Indonesia pun hanyalah lebih baik dibandingkan negara Myanmar 23,46 Mbps dan Timor Leste dari 11 negara.
Peringkat kecepatan internet kabel Indonesia untuk download tersebut pun hanya masuk peringkat ke-112 dari total 150 negara yang dipilih dan dipantau oleh Ookla.
Tentu saja, kecepatan internet kabel Indonesia masih kalah dengan 8 negara di kawasan Asia Tenggara (Asean) lain, yakni Singapura, Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, Brunei D, Laos, dan Kamboja.
BACA JUGA:Kecepatan Internet Seluler RI 70,77 Mbps, Tertinggal dari 6 Negara Asean di Atas 100 Mbps
5 Negara Asean di Atas 100 Mbps dan Singapura Raja Dunia
Indonesia tentu saja kalah jauh dari Singapura yang menjadi raja, atau peringkat satu di kawasan Asia Tenggara dan dunia dengan kecepetan internel kabel mencapai 476,02 Mbps.
Masih dalam lima besar teratas di Asia Tenggara, kecepatan internet kabel di Thailand menempati peringkat kedua di Asia Tenggara 303,68 Mbps. Selanjutnya pada peringkat ketiga hingga kelima ditempati Vietnam 297,64 Mbps, Malaysia 181,24 Mbps, dan Filipina 119,03 Mbps.
Terlihat, negara Singapura, serta empat negara lainnya, yakni Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina, kecepatan internet kabelnya sudah mencapai di atas 100 Mbps. Data selengkapnya lihat tabel di bawah berita.
Saat ini, banyak penyelenggara layanan internet (internet service provider/ISP) di Indonesia, di antaranya Telkomsel (IndiHome), XLSMART (XL Satu), Surge, Biznet, CBN, Icon Plus, Indosat HiFi, Megavision, MyRepublic, Oxygen.id, dan Starlink.
Namun, dari kekuatan keterjangkauan jaringan kabelnya dan pelanggan, pemain ISP utamanya adalah Telkomsel, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk) yang menguasai pasar terbesar dari total lebih dari 40 jutaan rumah tangga di Tanah Air.
Target Kecepatan 100 Mbps
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus menggenjot kecepatan dan akses internet kabel di Tanah Air mencapai 100 Mbps dengan tarif terjangkau Rp100 ribuan hingga 2029.
Salah satu yang ditempuh, Komdigi pun telah melelang pita frekuensi radio 1,4 Ghz untuk layanan akses nirkabel pitalebar/kabel (broadband wireless access/BWA) untuk regional I, II, dan III.