Bagi Jasnita, perkembangan tersebut membuka peluang untuk menghadirkan layanan komunikasi yang semakin cerdas sekaligus meningkatkan efisiensi proses operasional pelanggan.
Perseroan melihat bahwa penerapan AI pada contact center dan customer engagement tidak semata-mata menggantikan proses yang sebelumnya dilakukan secara manual, tetapi dapat menjadi bagian dari model layanan hybrid antara teknologi dan human interaction.
Aktivitas yang bersifat repetitif dan memiliki pola komunikasi yang terstruktur dapat dibantu oleh AI, sementara penanganan yang membutuhkan analisis, negosiasi, atau pendekatan khusus tetap dapat diteruskan kepada personel yang berwenang. (afm)