Antarmukanya dirancang menyerupai chatbot, sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan sistem pencarian menggunakan pendekatan yang lebih intuitif.
Microsoft menyebut fitur itu ndukung ribuan perintah tugas yang dapat dijalankan secara langsung.
Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengintegrasikan AI lebih jauh ke dalam pengalaman penggunaan Windows.
Meski demikian, ketersediaan fitur tersebut perlu dibedakan dari pembaruan umum Windows 11 karena aksesnya masih berkaitan dengan program pengujian Windows Insider.
Aplikasi Photos Tingkatkan Performa
Pembaruan lainnya menyasar aplikasi Photos, yang kini menawarkan galeri untuk menggabungkan foto dari berbagai sumber penyimpanan.
Pengguna dapat mengakses koleksi gambar dari penyimpanan lokal, OneDrive, maupun iCloud dalam satu pengalaman galeri. Integrasi ini mempermudah pengelolaan foto yang tersebar di beberapa lokasi.
Microsoft juga mengklaim sejumlah komponen aplikasi mengalami peningkatan kecepatan.
Alat penyunting gambar disebut dapat dimuat hingga 25 persen lebih cepat, sedangkan fitur pratinjau gambar diklaim 30 persen lebih responsif.
Peningkatan tersebut diharapkan membantu pengguna menelusuri koleksi foto dan melakukan penyuntingan dengan waktu tunggu yang lebih singkat.
BACA JUGA:Microsoft Tingkatkan Daya Tahan Baterai Laptop Windows 11
Dampak ke PC Bisa Bervariasi
Optimalisasi RAM, pengurangan aktivitas latar belakang, serta peningkatan respons aplikasi berpotensi membuat Windows 11 terasa lebih lancar, terutama pada perangkat dengan memori terbatas.
Namun, peningkatan responsivitas hingga 20 persen tidak berarti seluruh komputer (PC) akan mengalami kenaikan kecepatan yang sama.
Hasil akhirnya dapat berbeda bergantung pada konfigurasi perangkat, jenis pekerjaan, aplikasi yang digunakan, dan kondisi sistem.
Pengguna juga perlu memperhatikan ketersediaan pembaruan untuk perangkat masing-masing.