Jakarta, ID – Negara Indonesia, melalui Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan Singapura terus memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral di bidang keamanan siber.
Pertemuan pun kembali dilakukan antara Kepala BSSN RI Nugroho Sulistyo Budi dengan Menteri Pengembangan Digital dan Informasi Singapura Josephine Teo dalam rangkaian Singapore International Cyber Week (SICW) 2026.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan sekaligus membahas penguatan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik, baik dalam lingkup bilateral maupun melalui berbagai inisiatif untuk mendukung ketahanan siber di kawasan Asean.
BACA JUGA:Komdigi, BSSN, dan BIN Konsolidasi Perkuat Keamanan Digital Indonesia
Dalam suasana dialog yang konstruktif, kedua pihak berbagi perspektif mengenai pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran informasi ancaman siber, serta pengalaman dan praktik terbaik dalam menghadapi dinamika dan tantangan keamanan siber yang terus berkembang.
“Pertemuan juga membahas perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) dan Quantum-Safe Security, termasuk peluang kolaborasi dalam meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan keamanan siber di masa mendatang,” ungkap juru bicara BSSN, dikutip InfoDigital.
BACA JUGA:BSSN dan ADIGSI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Keamanan Siber
Melalui dialog dan kerja sama yang berkelanjutan, Indonesia dan Singapura pun berharap dapat makin mempererat kemitraan yang saling menguntungkan.
Keduanya juga berharap bisa memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya ruang siber yang aman, tangguh, dan terpercaya, baik bagi kedua negara maupun kawasan Asean. (lmm)