BACA JUGA:ITSEC Asia Gunakan Laba 2025 untuk Ekspansi
Pembagian Peran ITSEC Asia dan SGCI
Sementara itu, dalam kerja sama dengan ITSEC Asia, SGCI akan berperan memimpin hubungan dengan klien, koordinasi proyek, dan pelaksanaan layanan.
Peran SGCI itu didukung dengan pengalamannya yang lebih dari dua dekade di pasar lokal Pantai Gading, termasuk dalam kemampuan audit sistem informasi, integrasi, keamanan ofensif, dan forensik digital.
Di sisi lain, ITSEC Asia akan bertindak sebagai mitra teknologi dan penyedia kapabilitas keamanan siber. Dukungan yang disiapkan mencakup solusi keamanan, keahlian teknis, pelatihan, serta pendampingan berkelanjutan bagi tim lokal SGCI.
Walau begitu, kedua perusahaan juga berencana untuk menjajaki proyek operasi keamanan siber yang berskala nasional di Pantai Gading.
Pelaksanaannya akan mengandalkan kombinasi jaringan bisnis dan pemahaman regulasi erus milik SGCI dengan teknologi serta pengalaman operasional ITSEC Asia.
Pembagian tanggung jawab tersebut dirancang untuk memungkinkan layanan keamanan siber dijalankan lebih dekat dengan kebutuhan pelanggan di Pantai Gading, sekaligus memanfaatkan kapabilitas teknis dari kedua erusahaan.
Fokus pada SOC, MDR, dan Keamanan Infrastruktur Kritis
Kedua pihak, ITSEC Asia, SGCI, akan menjalankan kerja sama dengn fokus pada layanan security operations center (SOC), managed detection and response (MDR) dan keamanan infrastruktur kritis.
Saat ini, kebutuhan terhadap keamanan siber di Pantai Gading semakin relevan seiring perkembangan transformasi digital di sektor publik dan swasta.
Peningkatan penggunaan teknologi pun turut memperluas potensi paparan terhadap serangan siber, khususnya pada sistem yang menopang layanan penting dan infrastruktur kritis.
BACA JUGA:ITSEC Asia Hadirkan IntelliBron Aman Enterprise
Risiko juga berkembang akibat konvergensi teknologi informasi (information technology/IT), teknologi operasional (operational technology/OT), dan sistem kendali industri (industrial control systems/ICS).
Integrasi antarsistem tersebut diharapkan dapat memperluas permukaan serangan, sehingga membutuhkan pengawasan dan respons keamanan yang berkesinambungan.
Untuk menjawab kebutuhan itu, ITSEC Asia akan mendukung SGCI dalam penyediaan sejumlah layanan keamanan siber, meliputi: