7 Tips Pengamanan Internet Banking

Sabtu 21-02-2026,11:00 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID</strong> - Layanan <em>internet banking</em> kini makin digemari di Tanah Air seiring pesatnya kesempatan masyarakat punya akses internet dan berbagai <em>website</em> atau aplikasi digital. Lalu, bagaimana cara para penggunanya agar bisa terhindar dari potensi serangan siber yang bisa merugikan secara materiil. Berikut 7 tips penting untuk pengamanan <em>internet banking</em>. <em>Internet Banking</em> merupakan layanan perbankan elektronik yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi finansial dan nonfinansial secara aman melalui situs resmi bank menggunakan koneksi internet. Layanan tersebut dapat diakses 24/7 melalui <em>browser</em> di komputer, laptop, atau <em>smartphone</em>, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk datang ke kantor cabang atau ATM. Berikut 7 tips cara melakukan pengamanan <em>internet banking</em> menurut pengamat teknologi informasi dan keamanan siber Vaksincom Alfons Tanujaya. 1. Hati-hati bertransaksi besar pada saat <em>weekend </em>karena kejahatan digital umumnya dilakukan saat <em>weekend</em> dan kantor bank tutup. Jadi, kalau melakukan pembayaran usahakan pada hari hari kerja, dan besoknya bukan hari libur atau hari besar. 2. Jangan langsung percaya dengan hasil Google Search. Karena terbukti, banyak hasil <em>Google Search</em> dan iklan Google yang mengarahkan ke situs <em>phishing</em>. Google pun kelihatannya tidak terlalu peduli dengan hal itu, yang penting mereka dapat uang dari iklan. 3. Gunakan antivirus dan pastikan tidak ada aplikasi ilegal (<em>malware</em>) yang bisa mengalihkan akses <em>internet banking</em>. 4. <em>Security is a process</em>, sebuah keamanan, termasuk  siber, terbentuk karena serangkaian proses/aktivitas berkelanjutan. “Hmm ini fenomena menarik dan menunjukkan kalau pameo <em>Security is a process</em> itu benar. Perlindungan yang hari ini aman, tidak menjamin aman besok atau bulan depan. Selalu waspada dan jangan pernah <em>over confidence</em> dangan <em>security</em>,” kata ALfons, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Sabtu (21/2/2026). 5.Pastikan situs yang Anda akses sesuai dengan alamat <em>internet banking</em> yang asli dan bukan situs <em>phishing</em>. 6. Jangan mudah percaya kalau Anda dihubungi oleh siapa pun yg mengaku <em>customer service</em> bank, atau kepala cabang bank sekali pun. Apalagi minta OTP <em>apply</em> 1. Karena itu, jangankan kepala cabang, siapa pun jangan diberikan OTP yang Anda punya. 7. Simpan alamat <em>internet banking</em> di favorit dan pastikan tidak ada <em>add on </em>yang tidak Anda kenal terinstal pada peramban yang Anda gunakan untuk <em>internet banking</em>. (bdm)

Tags :
Kategori :

Terkait

Terpopuler