<strong>Jakarta, ID - <a href="https://infodigital.co.id/amartha-buktikan-fintech-tumbuhkan-umkm/">PT Amartha Financial Group</a></strong>, layanan keuangan digital yang lengkap, meluncurkan Amartha Prosper, solusi investasi berbasis dampak (<em>impact investment</em>) yang dirancang untuk menghubungkan modal publik dengan pertumbuhan <a href="https://infodigital.co.id/e-commerce-dukung-umkm-tembus-pasar-global/"><strong>UMKM</strong></a> di Indonesia. Melalui Prosper yang terintegrasi dalam aplikasi Amartha, investor juga dapat memperoleh imbal hasil yang kompetitif sekaligus berkontribusi langsung pada penguatan ekonomi komunitas, terutama perempuan pengusaha ultra mikro di wilayah perdesaan. “Peluncuran Amartha Prosper merupakan langkah strategis jangka panjang untuk memperluas akses investasi berbasis dampak yang terukur dan bertanggung jawab,” ujar <em>Chief Funding Officer </em>Amartha Julie Fauzie, dikutip<strong><a href="https://infodigital.co.id/"> <em>InfoDigital.co.id</em></a>, </strong>Minggu (8/2/2026). Menurut dia, Amartha Prosper menjadi alternatif investasi pendapatan tetap yang kredibel dan relevan dengan kebutuhan investor saat ini, sekaligus memperkuat sektor UMKM produktif di Indonesia. Melalui Amartha Prosper Grassroots Growth Series (GGS), lanjut dia, memungkinkan investor menyalurkan dana ke UMKM mitra Amartha dengan sebaran geografis dan sektor usaha yang masif dan beragam. Kehadirannya pun memberikan eksposur portofolio yang lebih terdiversifikasi dengan risiko yang lebih terukur. Produk tersebut menawarkan potensi imbal hasil hingga 14%, yang terbagi dalam empat profil, yaitu <em>Balanced-Flex</em> dengan potensi imbal hasil bulanan yang fleksibel. <em>Balanced</em> yang relatif resilien terhadap kondisi ekonomi, <em>Progressive</em> yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi, serta <em>Dynamic</em> dengan potensi imbal hasil tertinggi disertai sensitivitas risiko yang lebih besar. Setiap produk Amartha Prosper disebut dapat diakses melalui aplikasi digital, yang memungkinkan investor tumbuh bersama UMKM di perdesaan. Sementara itu, dampak investasi tersebut juga dirasakan langsung oleh para mitra UMKM, khususnya perempuan pengusaha ultra mikro di desa yang selama ini memiliki keterbatasan akses permodalan. Salah satunya, Ibu Kamila, pemilik usaha nasi kuning dan soto banjar asal Kalimantan Selatan. Dulu, dia mengaku sering menolak pesanan karena modal bahan baku terbatas. “Setelah menerima pendanaan dari Amartha Prosper, stok bahan jadi lebih siap, produksi lancar, dan pesanan yang masuk bisa terpenuhi. Dari usaha ini juga, saya bisa menambah pendapatan keluarga dan membantu suami.” ujar Ibu Kamila, Mitra UMKM Amartha sejak 2023. <strong><em>Fintech</em></strong><strong> UMKM</strong> Selama 16 tahun, Amartha sebagai perusahaan <em>fintech</em> telah melayani segmen UMKM akar rumput, menyalurkan lebih dari Rp37 triliun permodalan kepada lebih dari 3,7 juta perempuan pelaku UMKM di lebih dari 50 ribu desa di Indonesia. Fondasi Amartha diperkuat dengan kepercayaan lebih dari 320 ribu <em>lender</em> ritel terdaftar. Dukungan serta layanan Amartha juga telah mendorong dampak nyata, termasuk terciptanya lebih dari 110.000 lapangan kerja sepanjang 2024 oleh mitra UMKM Amartha, serta peningkatan pendapatan dan kapasitas kerja. Atas praktik bisnis dan tata kelola yang baik, Amartha kini pun dipercaya oleh puluhan institusi nasional dan global. “Ke depan, kami ingin Amartha Prosper menjadi jembatan yang mempertemukan investor dengan pertumbuhan ekonomi komunitas secara berkelanjutan,” tutur Julie. Dengan tata kelola yang kuat dan fokus pada UMKM perdesaan, dia optimistis, Prosper dapat berkontribusi lebih besar terhadap ekonomi nasional dan daerah. (lmm)
Amartha Prosper Jadi Solusi Investasi UMKM Perdesaan
Minggu 08-02-2026,10:00 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,19:00 WIB
ADVAN A10 Pro Resmi Meluncur, Harga Rp1,6 Jutaan
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Terkini
Kamis 08-10-2026,19:00 WIB
ADVAN A10 Pro Resmi Meluncur, Harga Rp1,6 Jutaan
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB