<strong>Jakarta, ID</strong> - Tim Riset dan Analisis Global <a href="https://infodigital.co.id/kaspersky-perluas-layanan-kekebalan-siber/"><strong>Kaspersky</strong></a> mengingatkan adanya ancaman spionase ancaman siber PassiveNeuron yang menargetkan sistem Windows Server di lembaga pemerintahan, keuangan, dan <a href="https://infodigital.co.id/bisnis-kekurangan-talenta-keamanan-siber/"><strong>industri</strong></a> di wilayah Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky (GReAT) mengamati aktivitas spionase siber PassiveNeuron telah berlangsung sejak Desember 2024 dan masih berlanjut hingga Agustus 2025. “PassiveNeuron menonjol karena fokusnya pada server yang disusupi, yang seringkali menjadi tulang punggung jaringan organisasi,” kata Peneliti Keamanan GReAT Kaspersky Georgy Kucherin, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Rabu (5/11/2025). Menurut dia, server yang terekspos ke internet merupakan target yang sangat menarik bagi kelompok ancaman persisten tingkat lanjut (APT), karena satu <em>host</em> yang disusupi dapat menyediakan akses ke sistem kritikal. “Karena itu, penting untuk meminimalisasi permukaan serangan yang terkait dengannya dan terus memantau aplikasi server untuk mendeteksi dan menghentikan potensi infeksi,” sarannya. Sementara itu, Kaspersky mendeteksi PassiveNeuron beraktivitas menggunakan tiga alat serangan utama untuk mendapatkan dan mempertahankan akses ke jaringan korban/sasaran yang ditargetkan. Alat-alat serangan utama terdiri atas, pertama, Neursite, sebuah <em>backdoor </em>modular. Kedua, NeuralExecutor, sebuah implan berbasis .NET. Ketiga, Cobalt Strike, sebuah kerangka kerja pengujian penetrasi yang sering digunakan oleh pelaku ancaman. <em>Backdoor</em> Neursite dapat mengumpulkan informasi sistem, mengelola proses yang berjalan, dan merutekan lalu lintas jaringan melalui <em>host </em>yang disusupi, sehingga memungkinkan pergerakan lateral dalam jaringan. Selanjutnya, NeuralExecutor dirancang untuk mengirimkan muatan tambahan. Implan ini mendukung berbagai metode komunikasi dan dapat memuat serta mengeksekusi rakitan. Terakhir, .NET, terkait kontrol dan perintah yang diterima dari server Windows. <strong>Karakter PassiveNeuron</strong> Sementara itu, dalam sampel yang diamati oleh pakar GReAT Kaspersky, nama fungsi PassiveNeuron diganti dengan string yang berisi karakter Cyrillic, yang tampaknya sengaja diperkenalkan oleh para penyerang. Artefak semacam itu memerlukan evaluasi yang cermat selama atribusi, karena dapat berfungsi sebagai sinyal palsu yang dirancang untuk menyesatkan para analis. Berdasarkan taktik, teknik, dan prosedur yang diamati, Kaspersky menilai dengan keyakinan rendah bahwa kampanye tersebut kemungkinan terkait dengan aktor ancaman berbahasa Mandarin. Sabelumnya, pada 2024, peneliti Kaspersky telah mendeteksi aktivitas dari PassiveNeuron dan menggambarkan kampanye tersebut menunjukkan tingkat kecanggihan yang tinggi.
Awas, Ada Spionase PassiveNeuron Incar Windows Server
Rabu 05-11-2025,14:30 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,19:00 WIB
ADVAN A10 Pro Resmi Meluncur, Harga Rp1,6 Jutaan
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Terkini
Kamis 08-10-2026,19:00 WIB
ADVAN A10 Pro Resmi Meluncur, Harga Rp1,6 Jutaan
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB