Global Diajak Investasi di Startup Indonesia

Jumat 24-10-2025,07:11 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID</strong> - Para investor global diajak untuk percaya dan mau investasi pada <a href="https://infodigital.co.id/bisnis-startup-ada-sinyal-kebangkitan/"><strong>usaha rintisan berbasis teknologi (<em>startup</em>)</strong></a> lokal di Indonesia. Ada banyak potensi bisnis yang masih dikembangkan. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak para investor global untuk menaruh kepercayaan kepada para pelaku <a href="https://infodigital.co.id/jumlah-startup-di-indonesia-bertambah-54/"><strong><em>startup</em> Indonesia</strong></a>. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) pun telah melaksanakan berbagai inisiatif untuk mengembangkan ekosistem <em>startup</em> di Indonesia melalui HUB.ID Connection Hub dan Startup Indonesia Dashboard. Dalam ajang HUB.ID Connection Hub 2025 terakhir, Kemkomdigi juga telah mempertemukan 20 <em>startup</em> unggulan Indonesia dengan para calon investor global. “20 <em>startup</em> unggulan ini mencerminkan kreativitas dan ketangguhan generasi baru inovator Indonesia. Mereka membawa semangat global, tetapi tetap berakar pada solusi untuk masyarakat,” ujar Meutya di Jakarta, dikutip <em>I<a href="https://infodigital.co.id/"><strong>nfoDigital.co.id</strong></a></em>, Jumat (24/10/2025). Langkah Kemkomdigi itu menjadi bagian dari upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi digital terpercaya di Asia dan salah satu langkah strategis setahun Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sejak diluncurkan tahun 2022, HUB.ID telah menghubungkan lebih dari 240 <em>startup</em> dengan lebih dari 80 investor global dan mitra korporasi sebagai pemodal. Program tersebut telah memfasilitasi lebih dari 2.600 pertemuan terkurasi dan menghasilkan investasi serta kemitraan bisnis senilai lebih dari US$60 juta. Selain mempertemukan <em>startup</em> dengan investor, HUB.ID menghadirkan sesi <em>mentoring</em> dan berbagi pengalaman dengan pendiri <em>startup</em> yang telah berhasil. Pendekatan tersebut bertujuan membangun fondasi manajerial dan keberlanjutan bisnis di kalangan <em>startup</em> muda. Meutya mengatakan kerja sama yang telah terjalin antara <em>startup</em> Indonesia dan investor global menjadi tanda makin matangnya ekosistem digital nasional. <strong>Startup Indonesia Dashboard</strong> Kemkomdigi juga memperkenalkan Startup Indonesia Dashboard, basis data nasional yang terintegrasi untuk memetakan dan menghubungkan <em>startup</em> dengan investor di berbagai sektor dan wilayah. Platform itu akan membantu investor menilai potensi bisnis dan pembuat kebijakan melihat arah pertumbuhan digital nasional. “Ketika semua saling terhubung, inovasi akan tumbuh,” tegas Meutya. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah pun menekankan pentingnya penguatan seluruh komponen dalam ekosistem <em>startup</em> agar risiko kegagalan bisa ditekan. “Kita perlu mengorkestrasi ekosistemnya. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci,” katanya. Melalui kolaborasi antara <em>startup</em>, investor, dan pemerintah, Indonesia terus memperkuat posisi sebagai rumah bagi inovasi digital yang tumbuh dari kepercayaan dan keterhubungan. (bdm)

Tags :
Kategori :

Terkait