Microsoft Resmi Hentikan Dukungan atas Windows 10

Rabu 15-10-2025,07:41 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID</strong> - <a href="https://infodigital.co.id/pusat-data-microsoft-us17-miliar-di-jakarta-diresmikan/"><strong>Microsoft</strong></a>, raksasa teknologi informasi yang didirikan Bill Gates asal Amerika Serikat, resmi mengakhiri dukungannya untuk sistem operasi (<em>operating system</em>/OS) <a href="https://infodigital.co.id/microsoft-hentikan-windows-11-se-oktober-2026/"><strong>Windows</strong></a> 10 mulai 14 Oktober 2025. Kensekuensi dari kebijakan <a href="https://infodigital.co.id/infomedia-dan-microsoft-hadirkan-contact-center-ai/"><strong>Microsoft</strong></a> tersebut, bantuan teknis, pembaruan fitur, dan pembaruan keamanan pun tidak akan tersedia lagi bagi sekitar 10 juta penggunanya di seluruh belahan dunia. Selanjutnya, Microsoft mendorong para pengguna Windows 10 untuk beralih ke Windows 11 yang lebih baru dan masih akan mendapatkan  bantuan teknis, pembaruan fitur, dan pembaruan keamanan. “Jika Anda memiliki perangkat yang menjalankan Windows 10, kami sarankan untuk meningkatkannya ke Windows 11, sebuah pengalaman komputasi yang lebih modern, aman, dan sangat efisien,” ungkap Microsoft, dalam pengumumannya, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Rabu (15/10/2025). Jika perangkat tidak memenuhi persyaratan teknis untuk menjalankan Windows 11, Microsoft pun menyarankan pengguna untuk mendaftar dalam program Pembaruan Keamanan Lanjutan (Extended Security Updates/ESU) Windows 10 Consumer, atau mengganti dengan perangkat baru yang mendukung Windows 11. <strong>Kebijakan dan Saran Microsoft</strong> <strong>1. Instal Windows 11</strong> Beberapa saran pun diberikan sebagai pilihan untuk tetap mendapat dukungan pada sistem operasi Windows. Pengguna disarankan menginstal Windows 11 di komputaer (<em>personal computer</em>/PC). Jika PC memenuhi <a href="https://www.microsoft.com/windows/windows-11-specifications">persyaratan sistem minimum untuk Windows 11</a> dan memenuhi syarat untuk langsung di-<em>upgrade</em> ke Windows 11, pengguna pun mungkin sudah menerima notifikasi tentang <em>upgrade</em> tersebut. Untuk memeriksa apakah PC memenuhi syarat untuk <em>upgrade</em> gratis, buka  Mulai &gt; Pengaturan &gt; Pembaruan &amp; Keamanan &gt; Pembaruan Windows  , lalu pilih  Periksa pembaruan . <strong>2. PC Baru dengan Windows 11  </strong> Jika PC pengguna tidak memenuhi syarat, atau jika menginginkan PC baru dengan Windows 11 yang sudah terinstal, pengguna dapat langsung menginstal atau memulai dengan menjelajahi <a href="https://www.microsoft.com/windows/view-all-devices">PC Windows 11</a> terbaru. <strong>3. Program Pembaruan Keamanan Lanjutan (ESU)</strong> Jika pengguna membutuhkan waktu lebih lama sebelum beralih ke PC Copilot+ atau perangkat Windows 11 baru lain, <a href="https://www.microsoft.com/windows/extended-security-updates">program Pembaruan Keamanan Lanjutan (ESU)</a> konsumen dapat melindungi perangkat Windows 10 hingga satu tahun setelah 14 Oktober 2025. Setelah tanggal tersebut, meskipun dapat terus menggunakan PC yang menjalankan Windows 10 tanpa pembaruan perangkat lunak dan keamanan yang berkelanjutan, PC diingatkan akan berisiko lebih tinggi terkena paparan virus dan <em>malware</em>. “Setelah tanggal ini (14 Oktober 2025), kami sarankan untuk memperbarui ke versi Windows yang masih didukung. Perangkat baru yang dapat menjalankan Windows 11 akan memudahkan transisi dan memberikan pengalaman yang luar biasa,” saran Micorosft. (bdm)

Tags :
Kategori :

Terkait

Terpopuler