Jakarta, ID - Mekari, perusahaan <em>software-as-a-dervice</em> (SaaS) terkemuka di Indonesia, telah mengumumkan akuisisi Desty, platform <em>omnichannel commerce </em>yang membantu ribuan bisnis mengelola penjualan lintas kanal lebih efisien, akhir Agustus 2025. Berikut alasan dan penjelasannya. Mekari sudah dikenal sebagai penyedia solusi bisnis terpadu yang telah digunakan oleh lebih dari 35.000 perusahaan dan 1 juta profesional di Indonesia. Platformnya bantu bisnis lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan. Produknya yang terkenal antara lain Mekari Talenta (HR & <em>payroll</em>), Mekari Jurnal (akuntansi & operasional), Mekari Qontak (CRM & <em>omnichannel engagement</em>), Mekari Officeless, Mekari Expense, dan Mekari Sign. Sementara itu, ada beberapa alasan kenapa Mekari mengakuisisi Desty. Pertama, akuisisi Desty memperluas jangkauan ekosistem Mekari ke ranah <em>omnichannel commerce</em>, yang makin krusial seiring pergeseran perilaku konsumen dan digitalisasi ritel. Kedua, integrasi Desty memungkinkan bisnis mengelola stok, pesanan, gudang, produk, dan percakapan pelanggan dari berbagai <em>marketplace</em> secara otomatis terhubung langsung dengan sistem keuangan, operasional, dan SDM di Mekari. “Integrasi Desty ke dalam ekosistem Mekari akan membantu bisnis mengurangi kompleksitas operasional,” ujar CEO Mekari Suwandi Soh, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Sabtu (6/9/2025). Menurut dia, dari stok, keuangan, hingga komunikasi pelanggan, semuanya bisa dikelola dalam satu platform terpadu. Tujuannya sederhana, yakni membuat bisnis lebih efisien dan bisa fokus pada pertumbuhan. Suwandi Soh juga menyampaikan bahwa akuisisi Desty didasari oleh visi bersama untuk menghubungkan bisnis dengan berbagai teknologi yang menjawab kebutuhannya secara menyeluruh. “Dengan Desty, kami memperluas ekosistem Mekari dari <em>back office</em> ke <em>commerce</em>. Visi kami agar setiap bisnis di Indonesia, dari UMKM hingga <em>enterprise</em>, bisa mengakses teknologi yang selama ini hanya dimiliki pemain besar,” tambahnya. <strong>Pengguna Banyak Peluang</strong> Sementara itu, CEO Desty Dennis Harsono menuturkan, bagi pengguna Desty, tidak akan ada yang berubah, kecuali justru lebih banyak peluang. Dengan ekosistem Mekari, layanan Desty akan lebih kuat, terintegrasi, dan membuka akses pada kapabilitas baru yang sebelumnya tidak tersedia. “<em>Omnichannel</em> kini bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Dengan dukungan Mekari, kami ingin memastikan setiap <em>merchant,</em> dari skala kecil sampai brand besar, bisa tumbuh dengan cara yang lebih cepat dan lebih cerdas,” ucap Dennis. Didirikan pada 2021, Desty berkembang dari Desty Page menjadi Desty Store, Desty Chat, Desty POS, hingga Desty Omni. Solusi ini memungkinkan bisnis ritel dan <em>brand</em> mengelola kanal <em>online</em> maupun <em>offline</em> dalam satu sistem terpadu. Dengan langkah strategis tersebut, Mekari pun memperkuat posisinya sebagai penyedia <em>one-stop business solution</em> di Indonesia. Mekatri pun kini menghadirkan ekosistem yang lengkap, mulai dari HR, keuangan, pajak, hingga <em>omnichannel</em> <em>commerce</em> untuk membantu bisnis tumbuh lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan. Keduanya, Mekari dan Desty merupakan perusahaan platform berbasis teknologi/<em>startup</em> yang didukung oleh East Ventures, perusahaan modal ventura untuk kawasan Asean, termasuk Indonsia. (dmm)
Integrasi Bisnis Alasan Meraki Akuisisi Desty
Sabtu 06-09-2025,15:00 WIB
Editor : redaksi
Kategori :