<strong>Jakarta, ID</strong> - PT Finnet Indonesia, penyelenggara sistem <a href="https://infodigital.co.id/program-gencarkan-bidik-inklusi-keuangan-98/"><strong>pembayaran digital</strong></a> anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, berkontribusi dan menjadi bagin dalam penyelanggaraan <em>Quick Response Code Indonesian Standard</em> (QRIS ) di Jepang sejak 17 Agustus 2025. Perluasan <a href="https://infodigital.co.id/ini-cara-bayar-di-google-play-dengan-qris/"><strong>pemanfataan QRIS</strong></a> di Jepang itu merupakan hasil sinergi Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), termasuk di dalamnya mendapatkan dukungan Finnet. Pada tahap awal, masyarakat Indonesia dapat bertransaksi menggunakan QRIS di 35 <em>merchant</em> di Jepang dengan melakukan pemindaian JPQR Global melalui aplikasi pembayaran domestik. Dalam acara peluncuran yang digelar di Bank Indonesia, Direktur <em>Technology, Product & Operation</em> Finnet Apep MK Noormansyah hadir sekaligus mencerminkan komitmen Finnet untuk terus berperan aktif dalam mendorong ekosistem pembayaran digital nasional menuju level global. “Peluncuran QRIS di Jepang menjadi tonggak baru bagi Finnet sebagai bagian dari ASPI, yang secara konsisten mendukung implementasi sistem pembayaran digital Indonesia di kancah internasional,” ujar Apep Noormansyah, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Sabtu (6/11/2025). Menurut dia, Finnet berkomitmen untuk terus bersinergi dengan industri sistem pembayaran dan seluruh mitra dalam memperluas akseptasi QRIS, baik di dalam negeri maupun lintas negara. “Kami percaya inovasi ini akan mendorong inklusi keuangan digital serta memperkuat daya saing Indonesia di era global,” tuturnya. Langkah strategis tersebut mempertegas komitmen Finnet dalam mendukung misi nasional memperluas jaringan pembayaran digital, menghadirkan inovasi yang inklusif, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan mitra internasional. Peluncuran QRIS di Jepang itu bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi transaksi lintas negara serta mempererat hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang. Pencapaian tersebut pun sekaligus menandai perluasan QRIS ke luar kawasan Asean, setelah sebelumnya terhubung dengan Thailand, Malaysia, dan Singapura. Ke depan, jangkauan <em>merchant</em> QRIS di Jepang akan diperluas, sehingga masyarakat Indonesia makin mudah bertransaksi di negeri Sakura. Sebaliknya, masyarakat Jepang pun nantinya tetap dapat menggunakan aplikasi pembayaran domestiknya untuk bertransaksi di Indonesia dengan memindai QRIS. <strong>Program Bank Indonesia</strong> Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dalam sambutannya, pun menegaskan bahwa perluasan QRIS ke Jepang menjadi langkah bersejarah dalam perjalanan sistem pembayaran Indonesia. “Sejak diluncurkan enam tahun lalu, QRIS telah menjadi <em>game changer</em> bagi ekosistem pembayaran digital serta memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia, yang kini telah menjangkau 57 juta pengguna,” tutur Perry. Selain di sejumlah negara Asean dan Jepang, Bank Indonesia mengumumkan dimulainya uji coba interkoneksi QRIS dengan Tiongkok melalui kerja sama dengan <em>People’s Bank of China</em> (PBoC), <em>UnionPay International</em> (UPI), ASPI, dan perwakilan industri sistem pembayaran. Konektivitas tersebut diharapkan makin mempermudah transaksi lintas negara, khususnya dalam perdagangan, pariwisata, dan pemberdayaan UMKM Indonesia. (dmm)
Finnet Dukung Pembayaran QRIS di Jepang
Sabtu 06-09-2025,11:24 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB
Pemberantasan Judi Online Tak Cukup Hapus Konten, Pemerintah Bidik Hingga Aliran Dananya
Terkini
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB
Pemberantasan Judi Online Tak Cukup Hapus Konten, Pemerintah Bidik Hingga Aliran Dananya
Selasa 06-10-2026,10:29 WIB
JBL Luncurkan Jargon 'Made To Be Heard', Identitas Baru di Usia 80 Tahun
Selasa 06-10-2026,08:00 WIB
Sinar Mas Kuasai 37,23% Saham, Triasmitra Tetap Fokus di Bisnis Infrastruktur Telko
Senin 05-10-2026,12:00 WIB