<strong>Jakarta, ID - <a href="https://infodigital.co.id/bssn-resmikan-43-tim-tanggap-siber/">Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)</a></strong> melakukan <em>bilateral meeting</em> dengan National Cybersecurity Office (NCO) Jepang untuk menjajaki peningkatan kerja sama keamanan siber pada pekan lalu. Kegiatan<a href="https://infodigital.co.id/bssn-dan-diy-lanjutkan-kerja-sama-siber/"><strong> BSSN</strong></a> dan NCO Jepang tersebut bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi strategis kedua negara, Indonesia dan Jepang, dalam mengantisipai dan menghadapi ancaman siber global. BSSN dan NCO Jepang pun berbagi pandangan, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam kerangka regulasi dan pengembangan kapasitas bersama untuk melindungi infrastruktur informasi vital di kedua negara. Pada pertemuan itu, delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Strategi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Sigit Kurniawan. Sedangkan delegasi Jepang dipimpin oleh Counselor of NCO Takahiro Tanaka. Saat pertemuan berlangsung, delegasi Jepang menyampaikan perkembangan perubahan struktur organisasi National Center of Incident Readiness and Strategy for Cybersecurity (NISC) menjadi NCO. Jepang juga berterima kasih kepada Indonesia yang menjadi tuan rumah dalam pagelaran Critical Information Infrastructure Protection (CIIP) Workshop 2025 dan 3rd Asean-Japan Working Group Meeting. Sigit Kurniawan pun menyampaikan apresiasi kepada Jepang yang telah melakukan kerja sama selama ini bagi perkembangan keamanan siber, baik di Indonesia maupun kawasan. “Kami pun berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan di masa yang akan dating,” tutur Sigit, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>. <em>Bilateral meeting</em> tersebut membahas tren keamanan siber terkini dan inisiatif pemerintah, pokok bahasan <em>Working Group Meeting</em>, serta kerja sama dan kolaborasi di masa mendatang antara pemerintah Indonesia dan Jepang di bidang keamanan siber. <strong>Ketahanan Ruang Siber</strong> Sementara itu, BSSN, melalui Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Dr Sulistyo, SSi, ST, MSi menegaskan bahwa penguatan ekosistem keamanan siber nasional menjadi sebuah keharusan, bukan lagi pilihan. Menurut dia, kesadaran, kesiapan, dan ketahanan digital di Tanah Air sudah menjadi kunci dalam menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa di dunia maya. Menurut Sulistyo, digitalisasi yang pesat telah menghadirkan berbagai inovasi dan kemudahan. Namun, di sisi lain, hal ini juga membuka celah ancaman siber yang makin kompleks. “Data kini menjadi komoditas paling berharga, dan serangan siber tidak hanya menyasar individu, tetapi juga institusi vital negara, infrastruktur kritis, serta stabilitas sosial dan ekonomi,” ujar dia. (bdm)
BSSN dan NCO Jepang Jajaki Kerja Sama Keamanan Siber
Senin 11-08-2025,10:30 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB
Pemberantasan Judi Online Tak Cukup Hapus Konten, Pemerintah Bidik Hingga Aliran Dananya
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis 08-10-2026,19:00 WIB
ADVAN A10 Pro Resmi Meluncur, Harga Rp1,6 Jutaan
Terkini
Kamis 08-10-2026,19:00 WIB
ADVAN A10 Pro Resmi Meluncur, Harga Rp1,6 Jutaan
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB