<strong>Jakarta, ID - </strong>Alipay+, layanan <em>payment gateway digital</em> terpadu dari Ant International, menghadirkan solusi pembayaran yang terintegrasi dengan kacamata pintar <em>augmented reality</em> (AR) untuk dompet digital.Meizu Bersama Meizu, perusahaan teknologi terkemuka asal Cina, Alipay+ berhasil menjadi yang pertama di dunia dalam transaksi dompet digital yang menggunakan kacamata pintar di Hong Kong. Inovasi dari Alipay+ tersebut dihadirkan setelah sebelumnya Alipay memperkenalkan solusi pembayaran melalui kacamata pintar bersama Rokid di China. Cara kerjanya, kacamata AR diberikan perintah oleh pengguna untuk bertransaksi dengan menggunakan dompet digital Meizu. Selanjutnya, pengguna memberikan perintah melalui kacamata untuk memindai kode QR pembayaran yang tersedia di layanan mitra toko (<em>merchant</em>) yang bekerja sama dengan Alipay+. “Fungsi pembayaran pada kacamata pintar yang diluncurkan oleh Meizu dan Alipay+ di pasar internasional telah menetapkan standar teknologi baru bagi industri,” kata <em>General Manager</em> Divisi XR Meizu Peng Guo, dikutip <em>InfoDigital.co.id</em>, Jumat (20/6/2025). Menurut dia, inovasi dalam skema pembayaran tersebut tidak hanya meningkatkan kepraktisan dan daya tarik kacamata pintar, tetapi juga mendorong kemajuan industri kacamata AR. “Kami berharap, fitur ini dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan praktis bagi pengguna,” tuturnya. <em>Chief Innovation Officer</em> Ant International Jiangming Yang menambahkan, dengan menghadirkan fungsi pembayaran, ke depan, kacamata pintar akan cepat bertransformasi menjadi perangkat pribadi generasi masa depan, seperti halnya ponsel<strong>.</strong> “Kami optimistis bisa mendukung lebih banyak mitra industri melalui integrasi teknologi ke dalam ekosistem dompet premium Alipay+ di pasar global guna memperluas <em>use cases </em>dan mendorong pertumbuhan bisnis,” ucap Jiangming. <strong>Revolusi Kacamata AR </strong> Sementara itu, inovasi Alipay+, melalui kerja sama dengan AlipayHK, <em>superapp</em> terkemuka di Hong Kong, dan kacamata pintar Meizu StarV Snap itu menandai pencapaian baru dalam inovasi pembayaran <em>mobile</em> global yang terintegrasi. Pengguna kini pun dapat dengan mudah melakukan pembayaran dengan memindai kode QR atau memberikan perintah suara langsung dari kacamata pintar. Teknologi tersebut didukung oleh <em>voice interface</em> berbasis teknologi kecerdasan buatan (<em>artificial intelligence</em>/AI), <em>intent recognition</em>, dan autentikasi suara dari Alipay+. Fitur baru itu akan diluncurkan melalui dompet digital mitra global Alipay+ pada 2025 ini setelah proses integrasi selesai dilakukan. Alipay+ pun mempercepat lahirnya inovasi baru untuk mendukung dompet digital dalam bertransformasi menuju masa depan perdagangan tanpa hambatan. Dengan integrasi, mitra dompet digital dapat mengakses rangkaian <em>toolkit</em> Alipay+ yang terus berkembang untuk meningkatkan <em>engagement</em> pelanggan dan mendorong pertumbuhan bisnis. Saat ini, Alipay+ telah menghubungkan lebih dari 1,7 miliar akun pengguna dari 36 dompet digital global, skema QR nasional, dan aplikasi perbankan dengan 100 juta <em>merchant</em> di lebih dari 70 pasar utama. (dmm)
Alipay+ Hadirkan Pembayaran dengan Kacamata AR
Jumat 20-06-2025,14:45 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB
Pemberantasan Judi Online Tak Cukup Hapus Konten, Pemerintah Bidik Hingga Aliran Dananya
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Terkini
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB
Pemberantasan Judi Online Tak Cukup Hapus Konten, Pemerintah Bidik Hingga Aliran Dananya
Selasa 06-10-2026,10:29 WIB