Laba Mitratel Tumbuh 1% pada Kuartal I

Selasa 29-04-2025,09:06 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakara, ID</strong> - <a href="https://infodigital.co.id/mitratel-akan-gelar-rupst-pada-28-mei/"><strong>PT Dayamitra Telekomunikasi/Mitratel Tbk</strong></a>, emiten penyelanggara jasa menara telekomunukasi anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dengan kode saham MTEL, membukukan laba tahun berjalan Rp526,31 miliar pada kuartal I-2025. Laba <a href="https://infodigital.co.id/obligasi-dan-sukuk-mitratel-2024-raih-peringkat-idaaa/"><strong>Mitratel</strong></a> pada kuartal I tahun ini tersebut hanya tumbuh Rp5,32 juta (1,02%) dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun 2024 senilai Rp520,98 miliar. Hal tersebut lebih dikarenakan pendapatan yang juga hanya naik tipis Rp31,69 miliar (Rp1,42%) menjadi Rp2,26 triliun pada kuartal I-2025 dibandingkan setahun yang lalu (<em>year on year</em>/YoY) senilai Rp2,23 triliun. Hal itu pun telah dilaporkan oleh Direktur Investasi dan <em>Corporate Secretary</em> Mitratel Hendra Purnama kepada Otoritas Jas Keuangan dan ditembuskan kepada Bursa Efek Indonesia. “Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00066/BEI1/09-2022, bersama ini kami sampaikan laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Maret 2025,” ungkap Hendra, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Selasa (29/4/2025). Kembali ke laporan keuangan, nilai beban pokok pendapatan (BPP), beban usaha, pajak final, dan pajak penghasilan Mitratel hampir sama karena pendapatan kuartal I tahun ini juga hampir sama dengan tahun lalu. Dengan pendapatan usaha Rp2,26 triliun, Mitratel harus menanggung BPP Rp1,1 triliun, sehingga membukukan laba usaha Rp1,01 triliun, berkurang Rp5,23 miliar (0,51%) dari tahun sebelumnya Rp1,02 triliun. Komponen BPP terbesar dikontribusi beban penyusutan Rp445,44 miliar dan amortisasi Rp418,13 miliar, serta konstruksi, proyek manajemen Rp122,94 miliar, perencanaan Rp109,04 miliar, dan lain-lain Rp4,45 miliar. Selanjutnya, Mitratel membukukan laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan Rp716,24 miliar pada kuarta I-2025, turun tipis dari Rp730,36 miliar pada kuartal I-2024. Kemudian, Mitratel membukukan laba tahun berjalan Rp526,31 miliar pada kuartal I tahun ini setelah dikurangi dengan pajak final Rp168,89 miliar dan pajak penghasilan Rp21,03 miliar. Pada akhirnya, laba per pemilik saham (<em>earning per share</em>/EPS) perseroan stagnan Rp6, sama dengan periode yang sama tahun lalu. Ini disebabkan laba tahun berjalan yang hanya tumbuh 1,02%. Pada perdagangan Senin (28/4/2025), saham MTEL ditransaksikan menguat dengan penutupan di harga Rp590. Sahamnya sempat di posisi terendah Rp575 dan tertinggi Rp600, dengan volume transaksi 15.667.800 lembar saham. (bdm)

Tags :
Kategori :

Terkait

Terpopuler