RedDoorz Bidik 4.500 Properti Penginapan Akhir 2024

Kamis 22-08-2024,06:08 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID - <a href="https://infodigital.co.id/semester-i-reddoorz-kantongi-rp-1-milliar-dari-lini-b2b/">RedDoorz</a></strong>, salah satu platform/startup akomodasi dan <a href="https://www.reddoorz.com/id-id/"><strong>perhotelan</strong></a> <em>multi-brand</em> terbesar di kawasan Asia Tenggara, menargetkan total 4.500 properti akhir 2024, atau 1,2-1,5 kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun 2023. Dari jumlah tersebut, Indonesia akan tetap menjadi motor utama pertumbuhan bagi RedDoorz dengan kontribusi  mencapai 85%. RedDoorz juga tetap berusaha meraih target mencapai profitibalitas. Ke depan, RedDoorz fokus pada pertumbuhan organik dan anorganik, dengan ekspansi pasar di Indonesia dan Filipina. Khusus di Indonesia, salah satu fokus utamanya di Bali. Di Bali, RedDoors mengedepankan merek The Lavana dengan target mencapai 100 mitra vila pada akhir 2024 serta dapat tumbuh dua kali lipat dalam satu tahun ke depan. “Kami  fokus pada misi mencapai profitabilitas tahun ini, berkat dedikasi kuat tim, pendekatan strategis terhadap pertumbuhan, dan potensi besar di Indonesia,” ujar <em>Founder </em>&amp; CEO RedDoorz Amit Saberwal, dikutip <em>InfoDigital.co</em><em>.id</em>, Kamis (22/8/2024). Sebagai persiapan ke fase pertumbuhan berikutnya, dalam 2-3 tahun ke depan, strategi RedDoorz melibatkan peluang organik dan anorganik. Bali pun akan menjadi fokus area utama untuk pertumbuhan di Indonesia. <em>Country Director</em> RedDoorz Indonesia Mohit Gandas juga menyoroti komitmen perusahaan terhadap pertumbuhan berkelanjutan. Menambah jumlah properti baru pun menjadi kunci strategi pertumbuhan. “Kami melihat bahwa pemulihan pasca-Covid-19 lebih lambat untuk segmen hotel <em>budget</em> dibandingkan dengan hotel bintang 3-5,” imbuh Mohit.

Tags :
Kategori :

Terkait

Terpopuler