<strong>Jakarta, ID</strong> - Tim Tanggap Darurat Global Kaspersky (Kaspersky Global Emergency Response Team/GERT) telah mendeteksi <em>Tusk</em>, sebuah trik jebakan penipuan berbagi informasi untuk pencurian aset kripto dan data pribadi secara daring. Kaspersky menjuluki kampanye tersebut sebagai <em>Tusk</em> karena menekankan fokus para pelaku pada keuntungan finansial. Hal ini mengambil analogi dari mamut yang diburu untuk diambil gadingnya yang berharga. Trik kampanye <em>Tusk</em> acapkali menyamar sebagai aktivitas berbagi informasi (kampanye) sensitif yang mengeksploitasi topik-topik populer, seperti web3, kripto, AI, permainan daring, dan lainnya. “Korelasi antara berbagai bagian dari kampanye dan infrastruktur mereka menunjukkan operasi terorganisasi yang baik mungkin terkait dengan satu actor/kelompok dengan motif finansial,” kata Kepala Unit Respons Insiden, Tim Respons Darurat Global Kaspersky Ayman Shaaban, dikutip Selasa (20/8/2024). Kampanye <em>Tusk</em> banyak menargetkan para pengguna aplikasi Windows dan macOS. Kegiatan ini diyakini diatur oleh kriminal siber berbahasa Rusia dengan trik menyebarkan info dan <em>malware </em>Clipper. <strong>Tiru <em>Web </em>Asli</strong> Para penyerang pun pandai mengeksploitasi topik-topik populer untuk memikat korban dengan situs/<em>web</em> palsu yang sangat meniru desain dan antarmuka berbagai layanan yang sah. Dalam kasus-kasus terkini, pelakunya membuat situs-situs yang meniru platform kripto seperti aslinya, permainan peran daring, dan penerjemah berbasis kecerdasan buata (<em>artificial intelligence</em>/AI). Meskipun ada sedikit perbedaan dalam elemen situs berbahaya tersebut, seperti nama dan URL, situs-situs tersebut tampak canggih dan meyakinkan, sehingga meningkatkan kemungkinan serangan yang berhasil. Triknya, pelaku membujuk para korban untuk berinteraksi dengan pengaturan palsu melalui penyebaran tautan situs palsu, atau <em>phishing</em>. Situs/<em>web</em> pun dirancang untuk mengelabui individu agar memberikan informasi sensitif, seperti kunci pribadi dompet kripto, atau mengunduh <em>malware</em>. Kemudian, para pelaku yang telah dapat terhubung ke dompet kripto korban melalui situs palsu akan menguras dana mereka, atau mencuri berbagai kredensial, detail dompet, dan informasi lainnya menggunakan malware <em>infostealers.</em>
Tusk, Jebakan Berbagi Informasi untuk Penipuan
Selasa 20-08-2024,09:08 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,19:00 WIB
ADVAN A10 Pro Resmi Meluncur, Harga Rp1,6 Jutaan
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Terkini
Kamis 08-10-2026,19:00 WIB
ADVAN A10 Pro Resmi Meluncur, Harga Rp1,6 Jutaan
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB