5 Tips Kelola Keuangan saat Ramadan

Minggu 02-03-2025,14:36 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID</strong> - Ramadan bagi umat Islam sudah memasuki hari yang kedua hingga hari Minggu (2/3/2025) ini. Berikut 5 tips <a href="https://infodigital.co.id/5-tips-kelola-keuangan-dan-belanja-ala-tokopedia/"><strong>kelola keuangan</strong></a> buruk yang perlu dikoreksi dan positif yang perlu diteruskan saat Ramadan dari PFI Mega Life. Jadi, mumpung sedang Ramadan,  ada banyak <a href="https://infodigital.co.id/pentingnya-sehat-mental-sebelum-gunakan-paylater/"><strong>kebiasaan keuangan</strong></a> kurang baik yang perlu kita hilangkan, dan kita juga perlu membiasakan hal yang positif ke depannya. DI Tengah, dorongan berbuat kebaikan, Ramadan tentu bisa menjadi pemacu kebiasaan baik. Karena itu, selain menyiapkan fisik dan hati, jangan lupa cek kondisi keuanganmu pada awal Ramadan ini. Sebab, banyak orang tanpa sadar sudah lama melakukan kebiasaan boros yang bikin kantong jebol sebelum Lebaran. “Biar Ramadan lebih tenang dan finansial tetap aman, yuk mulai hentikan kebiasaan berikut sekarang,” ungkap PFI Mega Life, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>. <h2><strong>5 Kebiasaan Keuangan Buruk dan Baik:</strong></h2> <h3><strong>1. <em>Checkout</em> <em>Nggak</em> Mikir? <em>Fix</em>, Harus Stop Sekarang!</strong></h3> Diskon saat Ramadan memang seringkali bikin kalap. Tapi, kalau <em>nggak</em> dikontrol, kebiasaan buruk ini bisa-bisa tunjangan hari raya (THR) yang belum kita dapat, bahkan, gaji bulanan, udah habis duluan sebelum Lebaran tiba. Karena itu, mulai sekarang, coba buat daftar belanja dan tentukan <em>budget</em> biar <em>nggak</em> kalap. Terapkan aturan tunggu 24 jam sebelum <em>checkout</em> barang yang bukan kebutuhan utama. Kalau kita masih sering kebablasan, coba pakai dompet/alokasi dana khusus belanja Ramadan supaya pengeluaran tetap terkontrol. <h3><strong>2. Lapar Mata = Dompet Merana</strong></h3> Ngabuburit seringnya menjadi ajang jajan tanpa mikir panjang. Ditambah promo makanan di aplikasi <em>online</em>, saldo kita pun bisa ‘sekarat’ sebelum Ramadan berakhir. Karena itu, mulai batasi jajan <em>online</em>, misalnya hanya seminggu sekali dan tentukan <em>budget</em> khusus biar <em>nggak</em> boros. Kalau masih merasa sulit mengontrol diri, coba <em>uninstall</em> aplikasi belanja dari ponsel/perangkat sementara waktu. <h3><strong>3. <em>Nggak</em> Punya Dana Darurat? Ramadan Bisa Panik <em>Mode On</em></strong></h3> Saat Ramadan, harga bahan pokok biasa naik, kebutuhan sahur bertambah, atau tiba-tiba ada pengeluaran dadakan. Tanpa adabya dana darurat, Ramadan pun bisa jadi penuh drama. Karena itu, pastikan kamu punya tabungan darurat, setidaknya 10% dari penghasilan. Simpan di rekening terpisah biar <em>nggak</em> tergoda buat dipakai. Dan, kalau dapat THR, jangan langsung dihabiskan! Alokasikan sebagian buat dana darurat. <h3><strong>4. Proteksi Finansial? Harus Punya, Biar Ramadan Tenang</strong></h3> Lalu, <em>gimana</em> kalau tiba-tiba sakit atau kehilangan penghasilan di tengah Ramadan? Tentu, tanpa perlindungan finansial, situasi darurat bisa bikin stres. Salah satu cara terbaik dengan perlindungan finansial. PFI Mega Life pun punya berbagai pilihan asuransi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jadi, pembaca diharapkan bisa fokus ibadah tanpa khawatir soal keuangan. <h3><strong>5. Ingat Zakat, Jangan Cuma Ingat <em>Flash Sale</em></strong></h3> Banyak yang baru kepikiran bayar zakat pas mepet Lebaran. Padahal, kewajiban ini bagian penting dari Ramadan dan bagian rukun Islam yang <em>nggak</em> boleh ketinggalan. Biar <em>nggak</em> lupa, sisihkan dana zakat dari awal dan gunakan kalkulator zakat <em>online</em> biar tahu jumlah pastinya. Hal ini sekarang juga makin gampang dilakukan karena bisa transfer lewat aplikasi keuangan. Jadi, mana nih kebiasaan buruk keuangan yang masih sering pembaca lakukan? Yuk, mulai ubah sekarang. Jangan lupa, pastikan keuangan kita tetap terlindungi dengan baik. Dengan keuangan lebih terkontrol, ibadah lebih khusyuk, Ramadan makin berkah, dan kita pun bisa merayakan Lebaran/Idul Fitri lebih behagia dan bermakna. (dmm)

Tags :
Kategori :

Terkait