<strong>Jakarta, ID</strong> - Platform perdagangan secara elektronik (<em>marketplate/e-commerce</em>) Tanah Air terus didorong agar mengutamakan penjualan produk dalam negeri (Made in Indonesia) daripada impor. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza ketika berkunjung ke Kantor Pusat <a href="https://infodigital.co.id/shoptokopedia-dorong-pendapatan-umkm-naik-95/"><strong>Tokopedia</strong></a>, bagian dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, di Jakarta. Menurut Wamenperin, saat ini, penjualan di <em>marketplace</em> masih didominasi produk impor. Fenomena ini disebabkan oleh visibilitas produk dalam negeri di berbagai platform kerapkali kalah bersaing dari produk impor yang lebih murah. Karena itu, Faisol mendorong seluruh <em>marketplace</em> untuk menyediakan kanal khusus produk dalam negeri, sehingga memberikan peluang bagi konsumen untuk lebih melirik produk lokal hasil industri kecil dan menengah (IKM) Tanah Air dibandingkan produk impor. “Produk lokal kita kualitasnya tidak kalah dari impor. Karena itu, <em>marketplace</em> perlu membantu tim untuk memeriksa setiap produk yang dijual oleh <em>tenant</em>,” kata Wamenperin, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Jumat (24/1/2025). Saat ini, lanjut dia, banyak sebenarnya produk fesyen dan sepatu buatan lokal Indonesia misalnya, banyak yang punya kualitas lebih baik daripada produk impor. “Mereka (pelaku IKM) ini yang harus diberi ruang agar perlahan <em>mindset</em> masyarakat yang mengatakan bahwa produk impor pasti lebih baik itu bisa terkikis,” imbuhnya. Salah satu upaya yang bisa dilakukan <em>marketplace</em> untuk mendongkrak penjualan produk dalam negeri dengan menyertakan identitas khusus Made in Indonesia di setiap produk lokal, sehingga mudah dikenali oleh pengguna. Selain itu, <em>marketplace</em> yang selama ini menjadi pemain utama dalam perdagangan digital perlu didorong terus aktif memberikan pendampingan strategi pemasaran dan <em>branding</em> kepada IKM. Tujuannya agar mereka mampu menghasilkan produk berkualitas dan lebih mudah diterima oleh masyarakat luas di Tanah Air. <strong>Harbolnas</strong> Karena itu, <em>event</em> Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) selama ini menjadi salah satu upaya tahunan pemerintah untuk mendorong masyarakat berbelanja daring melalui <em>marketplace</em> secara masif dengan mengutamakan produk dalam negeri. “<em>Marketplace</em> perlu mendampingi produsen produk dalam negeri supaya lebih berkualitas dan harganya lebih kompetitif. <em>Marketplace</em> juga harus membantu pemerintah menjadi garda depan untuk produk industri dalam negeri secara digital,” ujar Wamen Faisol. Wamenperin optimistis, <em>marketplace</em> punya peran strategis untuk menjadi katalisator dalam memperluas jangkauan produk-produk dalam negeri kepada konsumen domestik, bahkan dunia. (dmm)
Marketplace Diminta Prioritaskan Produk Indonesia
Jumat 24-01-2025,08:00 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,19:00 WIB
ADVAN A10 Pro Resmi Meluncur, Harga Rp1,6 Jutaan
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Terkini
Kamis 08-10-2026,19:00 WIB
ADVAN A10 Pro Resmi Meluncur, Harga Rp1,6 Jutaan
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB