BSSN dan Garuda Kerja Sama Siber Aviasi
Jakarta, ID – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Garuda Indonesia menjalin terus bekerja sama untuk mempekuat keamanan siber di bidang transportasi udara (aviasi).
Hal tersebut disepakati saat Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi berkunjung ke Kantor Garuda Indonesia dan diterima langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan di Garuda Sentra Operasi, Tangerang, Banten, pada pekan lalu.
Kunjungan BSSN itu pun menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi pengamanan ruang siber, khususnya pada sektor transportasi udara sebagai bagian dari infrastruktur informasi vital nasional.
Nugroho menegaskan bahwa paradigma keamanan siber saat ini telah berkembang signifikan dan tidak lagi hanya dipandang sebagai isu teknis semata. Keamanan siber juga telah menjadi bagian dari dinamika geopolitik global, termasuk di dalamnya aviasi.
“Sektor transportasi, termasuk aviasi, merupakan infrastruktur strategis yang harus kita lindungi bersama. Serangan siber tidak selalu menyerang teknologi secara langsung, tetapi seringkali memanfaatkan celah pada aspek tata kelola dan sumber daya manusia,” ujar Nugroho, dikutip InfoDigital.co.id.
Pada kesempatan yang sama, Glenny Kairupan juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan BSSN dalam memberikan pendampingan serta wawasan strategis terkait keamanan siber.
“Kami menyambut baik kunjungan dan pendampingan dari BSSN. Pertemuan ini memberikan perspektif yang lebih komprehensif mengenai pentingnya penguatan sistem keamanan siber di lingkungan Garuda Indonesia,” tutur Glenny.
Ia menegaskan bahwa sebagai maskapai nasional yang mengelola data dan sistem operasional berskala besar, Garuda Indonesia memprioritaskan perlindungan terhadap sistem elektronik.
“Ke depan, kami akan memperkuat koordinasi dengan BSSN, melakukan audit menyeluruh, serta meningkatkan kepatuhan internal guna memastikan sistem elektronik dan data perusahaan terlindungi secara optimal sebagai bagian dari aset strategis negara,” tegasnya.
Pertemuan BSSN dan Garuda Indonesia itu menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif dalam pengamanan siber yang mencakup aspek sumber daya manusia (people), proses (process), dan teknologi (technology).
Sistem Garuda Indonesia yang andal pun perlu didukung degan tata kelola yang kuat serta kesadaran keamanan siber yang tinggi dari seluruh pegawainya.
Dengan sinergi yang makin erat antara BSSN dan Garuda Indonesia, ketahanan siber sektor transportasi, terutama aviasi nasional, diharapkan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan guna menjaga keberlangsungan operasional dan melindungi kepentingan negara di ruang siber. (abm)




