Infodigital.co.id

5 Tips Atasi Penipuan Scam dari VIDA

Ilustrasi waspadai penipouan scam. (Dok Zalora Indonesia)

Jakarta, ID – VIDA, penyedia identitas digital dan solusi pencegahan penipuan terdepan di Indonesia, mengingatkan makin maraknya penipuan online dengan modus scam saat momen libur Natal 2025 dan dan Tahun Baru 2025. Berikut 5 tips dari VIDA untuk mengatasinya.

Scam merupakan penipuan, yang umumnya secara daring, dilakukan untuk mengelabui seseorang agar memberikan uang, data pribadi (seperti NIK, PIN, dan password), atau barang berharga lain kepada korban dengan iming-iming palsu atau menciptakan kesan mendesak.

“Identitas digital adalah gerbang utama keamanan finansial kita. Dengan rata-rata 874 laporan penipuan setiap hari, kita tidak bisa lagi mengandalkan metode pengamanan tradisional yang mudah dibobol seperti OTP berbasis SMS,” ujar Founder & Group CEO VIDA, Niki Luhur, dikutip InfoDigital.co.id, Kamis (25/12/2025).

Sebagai penyedia identitas digital dan pencegahan penipuan terdepan di Indonesia, VIDA pun membagikan tips agar keamanan digital pengguna tetap terjaga selama periode liburan Nataru sebagai berikut.

1. Hindari Wi-Fi Publik untuk Transaksi

Sebab, jaringan Wi-Fi publik paling rentan penyadapan. Karena itu, jangan gunakan Wi-Fi public untuk akses layanan perbankan.

2. Verifikasi Permintaan Darurat

Hubungi kembali penyedia layanan resmi melalui nomor kontak yang sudah dikenal. Jangan hubungi kontak tidak helas dan percaya suara familiar di telepon yang terkadang bagian dari jaringan penipuan scam .

3. Waspada Tekanan Urgency

Sebaiknya, verifikasi kebenaran informasi/tautan yang disebarkan oleh pelaku penipuan, Sebaiknya, korba menghubungi  melalui kanal resmi jika ada desakan waktu, misalnya  ancaman ‘akun akan diblokir’, ‘promo terbatas’.

4. Cek Detail Transfer

Pastikan bahwa nomor rekening perbankan, nama penerima, dan nominal benar transfer memang merupakan pihak yang berkepentingan sebelum memprosesnya.

5. Gunakan Biometrik, Bukan OTP

Beralih dari OTP SMS ke autentikasi biometrik jauh lebih aman. Selain itu,  waspada terhadap upaya penpiuan yang mencoba untuk meniru profil lembaga/pihak resmi/seseorang seperti aslinya (deepfake).

Selain momen liburan, VIDA juga mengimbau masyarakat dan pelaku industri untuk selalu waspada terhadap serangan siber yang dapat terjadi kapan pun dan di mana pun.

Masyarakat dan Lembaga di Tanah Air pun perlu memperkuat infrastruktur keamanan demi menjaga pengalaman digital yang aman, nyaman, dan tepercaya. (lmm)

Komentar

Iklan